Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadits. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2012

Keutamaan Duduk di Masjid (Mushalla) Setelah Shalat Subuh

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ : « مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِى جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ  ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ ». قَالَ :قَالَ رَسُولُ اللَّهِ  : « تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ »
Dari Anas bin Malik berkata: Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang shalat subuh berjamaah, kemudian dia duduk untuk berzikir kepada Allah sampai matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala haji dan umrah”. Anas berkata, Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda: sempurna sempurna sempurna.” (H.R. At-Tirmidzi no.586, At-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Ausat, dinyatakan hasan oleh Syaikh Al-Albani dalam kitab Shahih At-Tirmidzi no.591).
                                                                                

Jumat, 16 Desember 2011

PENJELASAN HADITS KEUTAMAAN MEMBACA SURAT AL-KAHFI PADA HARI JUM’AT


Hadits Pertama:
            Dari Muhammad bin Abdullah al-Hafidz, dari Abu Bakar Muhammad bin Muammal, dari Al-Fadl bin Muhammad Asy-Sya’rani, dari Nu’aim bin Hammaad, dari Husyaim, dari Abu Hasyim dari Abu Mijlaz dari Qais bin Abbad dari Abu Sa’id Al-Khudri bahwasanya Nabi Shallahu alaihi wasallam bersabda:
« مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ »
            Artinya: “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kafhi pada hari jum’at maka dirinya akan disinari cahaya antara dua jum’at”.

Selasa, 13 Desember 2011

Pelajaran berharga dari hadits Abu Bakar As-Shiddiq




Pelajaran berharga dari hadits Abu Bakar As-Shiddiq
عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، أَنَّهُ قَالَ لِرَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم عَلِّمْنِي دُعَاءً أَدْعُو بِهِ فِي صَلاَتِي قَالَ قُلِ اللَّهُمَّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي ظُلْمًا كَثِيرًا ، وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ فَاغْفِرْ لِي مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِي إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Artinya: Dari Abu Bakar As-Shidiq radhiallhu anhu bahwasanya ia berkata kepada Rasulullah: Ya Rasulullah ajarkan aku sebuah doa yang mana dengan doa tersebut, aku akan berdoa di dalam shalatku. Rasulullah bersabda: Katakanlah: Ya Allah sesungguhnya saya telah mendzolimi diri saya sendiri dengan kezdholiman yang banyak, tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau, oleh karena itu ampunilah diriku dengan ampunan darimu dan sayangilah aku, sesnungguhnya Engkau Maha Pengampun Lagi Maha Penyayang. H.R.Bukhori.
Pelajaran dari hadits diatas sebagai berukut